Tuesday, August 14, 2012

Rindu Berada Bersama Mereka (part 1)

Ya, 7 tahun bukan waktu yang sebentar mengenal mereka.  Berusaha bertahan hidup di negeri asing tanpa keluarga yang biasanya menjadi tempat pelarian.  Keluarga yang menjaga kita dari semua pengaruh buruk dunia.
Mereka yang sudah menjadi teman terbaik bagiku, mereka yang sudah mengubahku menjadi pribadi yang lebih baik.  Kalimat-kalimat penyemangat dan pelajaran-pelajaran berharga yang kudapat dari para "kakak".  Perbedaan umur tidak menghalangi kedekatan kami.  Kakak-kakakku yang sering mengingatkan ku akan diri Nya.  Tapi terkadang jika setan pemberontak di dalam diriku lebih berkuasa, ajakan mereka sering terdengar sangat annoying and I'm very sorry for that.  Tapi aku yakin kok mereka pasti memaafkan (PEDE !! XP).  Aku salut melihat betapa sabar-sabarnya kakak-kakakku ini dalam menjalankan dakwah Islam, terlebih lagi di negara barat dan menghadapi kami, "adik-adik" yang tidak tahu diri ini, menghadapi kami yang masih mencari jati diri, ingin selalu mencoba ini dan itu, tak peduli itu salah atau benar, yang sering dikuasai dengan jiwa pemberontak kami.
Ada yang begitu lembut penyampaiannya yang kadangkala "kuping budek" ku ini harus bekerja ekstra menangkap apa yang disampaikan.  Dan aku begitu suka cara beliau yang selalu menyapa setiap orang dan menyalami (yang cewek2 dong pastinya) bahkan kepada kami yang lebih muda.  No boundaries.
Dan ada yang penyampaiannya dengan cara lebih  "anak muda".  Ya, beliau ini memang memiliki ikatan yang lebih  "istimewa" dengan kami karena beliau adalah pembimbing bagi kami "anak2 kemarin sore" yang ingin menuntut ilmu di negara asing.  Ibu yang rebek (meminjam istilah seseorang) satu ini, yang sudah repot dengan urusannya sendiri, masih harus membimbing kami yang bandel2 ini untuk tetap berjalan di "jalur" yang benar (out of money and her job as student conselor). She has 2 gorgeous daughters, the older one is the sweet one but the younger one is rather hmmmm rebellious type (like her mother, I think =D)
And the clumsy one (my friend used to call her).  Terkadang kami (terutama aku) memiliki kendala komunikasi dengan beliau, maklum kami berasal dari negara yang berbeda, meski inti bahasa nya sama tapi banyak istilah2 yang rasanya asing di telinga kami begitu pula sebaliknya.  I liked the way she wrote us messages, she's trying to use phrases which we normally use so we can understand (how thoughtful she is).  And for me, it felt like she could easily break the ice among us.  She didn't even try very hard to be funny.
Dan masih banyak kakak yang terlalu banyak untuk kuceritakan satu persatu.  Kakak2 yang begitu sabar membimbingku dan terus mengingatkanku akan Sang Maha Kuasa.  Hidup sendiri dan gak akan ada yang berhak ngelarang kita mau ngapain, kita mau berbuat maksiat juga gak bakal ada yang tau dan peduli.  Tapi mereka peduli dan Allah sudah begitu sayang padaku, di tengah2 negara maju dan kepungan penduduk2 yang mayoritas tak percaya Tuhan, aku bisa merasakan indahnya Islam.  Bahkan dibandingkan sekaang aku kembali ke kampung halaman Indonesia yang notabene negara dengan penduduk muslim terbanyak, aku justru harus mencari nuansa Islami yang menyejukkan seperti dulu aku dapatkan. Dan tak jarang aku harus membayar untuk itu dan dulu itu semua bisa kudapatkan secara gratis, bahkan "tiket2 ke surga" itu yang datang kepada ku, yang menyapaku di negara dimana Islam sebagai minoritas.  Subhanallah, I thank Allah for that opportunities.

Monday, November 14, 2011

Lucunya jacke ini....... XD



* dapet dari tumblr seseorang, tapi lupa alamat lengkapnya -my bad-

11.11.11

Aneh....
Sungguh sangat fenomenal pengaruh tanggal2 cantik seperti ini terhadap kehidupan masyarakat. Sudah hampir pasti pada tanggal2 cantik begini undangan nikah bisa datang lebih dari satu. Begitu pun yang punya hajatan harus pusing tujuh keliling sewa gedung, menentukan jam pemakaian gedung karena sudah hampir dapat dipastikan rebutan tempat. Yang akhirnya kita bingung menentukan memenuhi undangan siapa, padahal semuanya sahabat dekat tapi untuk mendatangi semuanya sungguh tak sanggup. Begitu pula si pengundang, tak hanya capek fisik yang dia dapat tapi bonus hati dongkol karena harus bersitegang mempertahankan jadwal gedung, dan sebagainya.

Aneh...
Bahkan ada artikel di internet yang berjudul 'Rela menikah waktu subuh' entah ini sungguhan atau media yang agak lebay. Tapi kalau misalnya ini beneran, mbok ya cari tanggal lain, kenapa harus memaksakan sekali untuk melaksanakan pada tanggal cantik tersebut.

Aneh...
Langsung saja mengabadikan dalam status FB atau Twitter atau situs jejaring sosial yang lain. Pemilik situs nya pun tak mau kalah merayakannya dengan menjaring keuntungan yang lebih besar dengan cara membuat semacam kuis2 misalnya.

Aneh...
Hollywood pun tak kalah heboh menanggapi tanggal2 seperti ini dan gak lain gak bukan biasanya merilis film2 yang bertemakan 'doomsday' atau tema2 supranatural lainnya.

Aneh...
Lebih aneh lagi dan yang paling aneh....kenapa juga aku ngurusin yang beginian...biarlah mereka mau melakukan apa, mau nikah subuh yang penting tanggal 11.11.11, mo pasang status, mo bikin film tema kiamat, tema setan, dll...terserah mereka, yang penting uangnya gak pake uang ku ;P

Tapi yang pasti, InsyaAllah semua hari baik serta penuh berkah kalau niat an kita untuk hari tersebut juga baik...dan gak ada satu makhluk pun yang dapat mengetahui atau bahkan mengira-ngira terjadinya 'doomsday' .... so, itu hanya ada di dunia perfilman barat..

Friday, March 25, 2011


Video yang menurutku sangat bagus untuk menggambarkan isi dari QS Al Hujuraat ayat 12.

12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Pertama melihat video ini, kesan pertama : "Wah, cewek nya cakep2 euy, bajunya bagus2 lagi…" pas terakhir2nya "………………………-speechless-" video singkat yang berdurasi hanya 57 detik ini lebih horror daripada film paling horror sekalipun.

* dapet dari website stylishmuslimah[dot]blogspot[dot]com

I may like watching zombies-related movies..but I don't want to be one of them

Semoga kita semua, terutama kita2 para kaum hawa selalu dilindungi Allah SWT dari hal2 sedemikian amiin..

Wednesday, March 23, 2011

Esok dua temanku akan menghadapi ujian sekolah yang paling seram. Karena bagi keduanya kalo mata pelajaran ini tidak lulus maka tugas akhir mereka harus menunggu tahun depan karena untuk menulis tugas akhir diharuskan lulus semua mata kuliah.

Salah satu dari mereka pernah curhat "Silang yang pintar banget aja sampe harus mengulang 3 kali" dan jika harus mengulang maka ketiga kalinya ujiannya berbentuk lisan. Hai, kau rupanya lupa bahwa kau punya Yang Maha Segalanya. Berbaik sangka lah terhadap Nya, maka mudah2an semuanya InsyaAllah akan dilancarkan oleh Nya. Dan buang segala kecemasan kalian, tenang dalam menghadapi ujiannya, maka InsyaAllah Allah tidak akan buta dengan perjuangan kalian dalam mempelajari mata kuliah yang boleh dibilang momok dalam jurusan kalian.

Apapun hasilnya nanti, tetap percaya bahwa itu yang terbaik dari Nya. Kita harus selalu saling mengingatkan bahwa Allah selalu memiliki rencana yang paling indah untuk kita, ya gak !? =)


Monday, March 14, 2011

Terkejut Batin

Lupa dimana dan oleh siapa pertama kali aku mendengar istilah ini, aku hanya ingat pertama kali denger istilah ini dari my temporary roommate balok-lok XP. Pengen aja bikin tulisan tentang istilah 'terkejut batin' ini karena aku merasa salah satu saraf di otakku bereaksi tiap kali mendengar istilah ini (berlebihan banget sih =___=) Kalo yang aku tangkep arti dari istilah terkejut batin ini adalah = culture shock yang mungkin udah dimodifikasi. Ah, aku tidak akan menulis lebih lanjut asal muasal istilah 'terkejut batin' dan pastinya tentang culture shock karena diluar sana banyak yang lebih ahli tentang ini.

Mungkin yang menjadi titik berat nya adalah karena memang aku pernah merasakan berada di negara berjarak jurang lebih 18 jam dengan pesawat yang berarti gak cuman kultur, tapi semuanya beda. Sering juga aku mendengar kasus 'terkejut batin' ini di sekitar ku. Yah, memang sangat bisa terjadi apalagi kami2 ini yang memang merantau jauh dari orang tua karena ingin menuntut ilmu. Yang berniat benar dan sungguh2 ingin menuntut ilmu dan juga melaksanakan amanah dari orang tua InsyaAllah akan dapat melewati masalah 'terkejut batin' ini. Mulai dari musim yang kalo summer panas banget dan kering, sebaliknya kalo winter dinginnya minta ampun belum lagi warga pribumi nya yang emang dari sono nya udah kaku makin kaku oleh winter. Pertama nyampe, dompet masih tebel, di bank pun masih 4 digit. Dunia rasanya indah, godaan2 pun datang silih berganti. Mode fashion yang pastinya selalu dan jauh lebih update dari negara asal ku yang memang masih tergolong negara berkembang, dapat membuat ku yang gila fashion menjadi lupa diri. Padahal kan uang 4 digit tadi diperhitungkan untuk biaya 2 tahun, tapi nyatanya bisa2 habis dalam waktu kurang dari setahun. Itu baru dalam fashion, belum lagi teknologi yang tak henti2nya mengeluarkan model terbaru. Gak cukup kalo cuman menginjakkan kaki di negara tempat kita menuntut ilmu, mumpung nih kenapa gak sekalian aja jalan2, mumpung masih 4 digit dan waktu luang masih banyak.

Menuntut ilmu di negeri orang harus pandai2 bergaul dong, terutama dengan warga pribumi nya. Biar lebih cepat menguasai bahasa dari negara tersebut. Tapi harus pandai2 juga menjaga prinsip yang sudah kita pilih dan pegang teguh, terutama yang namanya agama. Terlalu syuuur bergaul dengan mereka juga bisa bahaya. Karena memang mereka dari awalnya memang sudah berbeda dengan diriku, baik itu secara jasmani atau rohani. Emang harus ikut2an meminum apa yang mereka minum?sampai merusak badan ku sendiri. Itu memang merupakan minuman keseharian mereka jadi sudah terbiasa. Musti ya harus ikut banyak2an minumnya?sampai mabuk dan KO sampai harus panggil ambulan?

Belum lagi kalau sampai harus terbawa arus budaya bebas mereka tinggal bersama kekasih dalam satu atap, bahkan sampai satu kamar. Dengan alasan aku sudah dewasa, aku bisa menahan diri, aku gak bakal ngapa2in kok. Ingat Elly, setan datang dari arah kanan, kiri, atas, bawah dan dari mana pun mereka mau. Bagus kalo bisa mempertahankan omongan kalo tidak akan ada apa2 walaupun tinggal satu kamar bersama kekasih. Tapi kalo godaan setan lebih besar dan terjadi sesuatu yang paling tidak kita semua inginkan, Naudzubilah hi mindzalik. Dan sampai hatikah aku berbohong kepada orang tua, menutupi itu semua dari orang tua ku? Naudzubilah hi mindzalik, kalo sampai orang tua kita gak ridha karena merasa dibohongi, apa jadinya? Bila orang tua murka, Allah pun akan murka. Dan aku hanya seorang bystander yang sering berpangku tangan meski kesalahan sering terjadi di depan mukaku, sering menutup mata atas kesalahan sendiri TT___TT

*tulisan lama yg baru di upload sekarang

Bukan Lagi Fenomena Facebook


Nama Facebook memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Ya benar, sebuah situs jejaring sosial (nama beken nya dari 'social network' =D ) yang dapat menghubungkan kita dengan teman2 kita diluar sana. Tidak hanya teman2 yang kita kenal saja, pun bisa berkenalan dengan orang asingyang mungkin kebetulan kenal dengan teman kita. Dulu yang masih berjaya bernama Friendster, namun semenjak facebook muncul dipermukaan, banyak orang berbondong bondong pindahan menuju situs baru ini dan yang lama pun dicampakkan, tak terkecuali aku. Sebenarnya maksud hati tak ingin mencampakkan yang lama, namun entah mengapa ak tak bisa lagi mengakses mu wahai friendster (mencoba mencari alasan, padahal yang baru memang lebih keren)

Tidak bisa disalahkan juga orang2 yang telah meninggalkan situs yang lama, karena memang fitur2 di situs yang baru jauh lebih menarik hati. Di dunia maya memang terkadang harus menganut hukum rimba, siapa memiliki ide lebih orisinil dan lebih keren dialah yang berhak menjadi raja, yang kalah pamor ke laut aja. Salah satu fitur keren yang dapat diakses di fb adalah permainan yang lucu2. Tak jarang pula saking asiknya bermain sampai kita lupa waktu. Tak hanya waktu yang kita telantarkan, hanya demi mendapat poin2 yang lebih banyak dalam waktu singkat, kita pun tak ragu merogoh kantong untuk membelinya melalui jasa bank (berhasil sudah tujuan dari mereka). Maklum, memang begitulah permainannya, jika kita tak memiliki cukup koin, barang2 yang lucu pun tak terbeli. "Aku ingin yang sama dengan yang dia punya" mungkin itu yang ada di pikirannya, entahlah namun tak sedikit ternyaata yang dia habiskan untuk memenuhi angka digit di dalam permainan tersebut. Sang pemilik pun semakin berbahagia karena dia semakin kaya dengan makin banyaknya pengguna jasa fb ini.

Selain permainan, banyak juga kuis2 bertemakan hal2 yang menarik. 'Kapan kita mati?' ; 'Berapa anak yang akan kita miliki'; 'Kapan kita akan menikah?'; 'Inisial dari suami masa depanmu?' dan masih banyak yang lainnya. Setiap kali melihat temanku baru saja mengikuti kuis A, aku pun tak ingin ketinggalan mencobanya. Namun apakah semua kuis2 yang bertemakan ramalan masa depan kita tersebut akan berhenti hanya di layar laptop kita'? Akankah ia meninggalkan jejak di hati kita? meski hanya sedikit saja. "AH, itu kan hanya keisengan belaka" itu mungkin yang akan kuucapkan pada teman2, tapi cobalah jujur kepada dirimu sendiri. Mungkin setelah sekian lama aku akan melupakan hasil dari kuis tersebut, tapi misalnya setelah mendapat hasil dari salah satu kuis bahwa aku akan mati tenggelam, akankah aku tetap dengan rasa santai berenang bersama teman2? "AKU TIDAK AKAN MENYENTUH AIR !!!" itu yang aku lakukan. Setelah mendapat hasil dari salah satu kuis bahwa suamiku kelak berinisailkan H, akankah aku dengan tenang mengobrol dengan teman lelakiku yang berinisial H? "Diakah calon suamiku kelak?" itu yang akan ada dalam hatiku. Ingatlah, bahwa jodoh, rejeki dan kematian semuanya ada di Tangan Allah, tidak ada satupun yang mengetahui kepastian akan itu semua. Lebih baik menghindar dari hal2 beginian kalo iman kita belum kuat2 banget menghadapi dampak akibatnya seperti aku diatas.

Tak lupa dengan status yang harus selalu diperbaharui atau bahasa kerennya 'update' =P "Kalo gak update, gak eksis man !?" itu lah yang aku ucapkan kepada teman2ku. Seringkali aku menuliskan tentang perasaan ku saat itu di status fb atau mungkin kegiatan yang saat itu sedang ak lakukan. Perasaan senang, sedih, marah semuanya tak luput untuk kutulis di status fb, tak segan2 semua caci maki dan seala penghuni kebun binatang kutulis pula jika ak sedang marah kepada seseorang. "Bodo amat itu semua bikin dia sakit hati, memang itulah tujuanku !!" mungkin itu yang akan kupikirkan. Sekecil apapun kegiatan yang kau lakukan, wajib diabadikan di status. "Bodo amat ama orang yang bilang 'ih, gak penting banget sih!!' !!" "SIRIK AJA !!!" pikiran ini yang mungkin hinggap di otakku. Yakin, bakal 'bodoh amat' dengan tanggapan orang?? status aja musti harus terus diperbaharui karena biar dikata eksis, tapi kalo yang baca banyak yang sakit hati atau eneg ngeliat status ku yang bahkan sampai ke kamar mandi aja ditulis (ok, berlebihan) dan berakhir gak ada yang mau baca atau bahkan di delete dari friend list nya, mau exists ma siapa???? yang ada malah kita invisible.

Mengenai teman2 yang banyak aku temukan di fb, tak hanya teman2ku yang paling baru, tapi juga teman2 ku di masa lalu. Masa SD, SMP, SMA semua deh ada di fb. Wah, bagus tuh bisa menyambung tali silaturahim yang mungkin sempat hilang terhalang jarak dan waktu. Aku juga suka berkelana melihat foto2 mereka satu persatu namun sayangnya tak jarang ada sedikit 'clbk' (cinta lama berkembang lagi - atau apalah itu namanya). Syukur2 dua2 nya masih single dan akhirnya jadi, 'jodoh gak kemana nih'. Yang jadi masalah disini kalo dua sejoli tersebut sudah memiliki pasangan dan bahkan berkeluarga bisa berabe kalo terjadi 'clbk'. Bukan berita baru sebuah keluarga rusak karena mereka lebih memilih bersama dengan cinta pertama mereka.

"Parah banget sih yang bikin fb ini, banyak dosa nya tuh orang !!" lah kok sewot ama orang nya. si 'gunung gula' - arti nama belakang penemunya - =D kan cuma bikin ini buat senang2 awalnya dan ternyata dapat meraup untung yang besar. Yang salah adalah aku nya yang kadang masih suka gak pake kendali dalam menggunakan fb tersebut. Kalau memang ada konspirasi di belakangnya dengan bertujuan memusnahkan manusia secara perlahan-lahan, itu lain cerita, bakal seru tuh bisa dibikin film (HALAH !!)

Jadi inget nih, pas banget nulis artikel tentang fb ini sekarang karena dulu kan sempat ada rumor tentang fb bakal ditutup tanggal (kalo gak salah) 15.03.2011 dengan alasan yang waktu itu pernah ak baca yaitu kalo si empunya merasa fb ini bawa pengaruh buruk karena orang2 tidak lagi bersosialisasi secara layaknya manusia dan dia berharap mereka2 (pecandu fb) keluar dan mencari kehidupan sebenar-benarnya. Hmmmmmm........

Tuesday, January 18, 2011


Ada kebiasaan ayah ku yang aku anggap amazing sekarang. Kebiasaan itu adalah setiap Idul Fitri, ayahku selalu memesan kartu ucapan di sebuah percetakan kenalan ayah dan mengirimkan kepada beberapa tetangga dan kerabat2 kerja dan beberapa saudara dari ayah. Dulu waktu ak masih kecil suka membantu ayah melipat dan memasukkan kartu ke dalam amplop yang sudah ditempel nama penerima terlebih dulu. Sewaktu sudah beranjak dewasa, tugas ku pun semakin berwibawa, yaitu mengetik nama2 penerima kartu ucapan Idul Fitri dengan menggunakan komputer *keren bukan ?!*
Tapi tak pernah terpikir oleh ku bahwa itu adalah sebuah kebiasaan yang amazing. Bahkan suka aku cemooh, 'ngapain sih repot2 ngirimin kartu Ied ke banyak orang, kan cukup teman2 dekat saja!!' berhubung dulu juga ngetrend mengirimkan kartu2 ucapan Ied dengan motif yang lucu2. Mungkin sekarang dengan berkembangnya teknologi (baca : Facebook) tak perlu lagi berkeliling dari satu toko buku ke toko buku yang lain mencari kartu ucapan dengan motif lucu untuk teman2 tercinta. Cukup dengan menaruh kartu ucapan elektronik di jejaring sosial kita lalu men-'tag' nama2 dari semua teman kita yang merayakan atau bisa dengan cara memasang status 'minal aidzin untuk semua' atau cara lain yaitu menulis di 'wall' masing2 teman kita yang merayakan.


Balik ke topik utama, ya mungkin bagiku dulu kebiasaan ayah itu memang merepotkan. Tapi sekarang aku bisa bilang kalo kebiasaan ayah ku itu sungguh hebat. Ayah benar2 senantiasa menjaga tali silaturahim dengan kebiasaannya tersebut. Kartu nama dari kawan2 ayah ku juga disimpannya dengan rapi. Ayah ku juga orang yang ramah, yang keramahannya dulu suka aku cemooh juga, 'Ah! ayah nih SKSD sekali sih !' Tak heran, ayah memiliki teman dimana-mana.

Ya Allah, hindarkan ayah dari segala malapetaka

Ya Allah, jaga ayah agar sehat selalu

Hingga ayah menyerahkan tanggung jawab nya terhadapku kepada 'dia'



Friday, December 31, 2010


Pasti tahu kan orang2 yang biasa nya bagi2 brosur di jalan2. Nah, kebetulan ak dan teman serumah ku memiliki satu pemikiran,yaitu 'ambil aja apa yang mereka bagikan, nantinya mau dibuang ya terserah. Dengan begitu kita bisa memperingan kerjaan mereka'


Tapi kadang sedikit senjata makan tuan juga sih pemikiran seperti ini, karena notabene kita hidup di negeri orang yang minoritas muslim jadinya brosur2 itu pun tidak melulu masalah restoran baru atau menawarkan barang baru, tapi juga menawarkan agama baru bagi kita. Tidak tanggung2, bahkan ada yang menawarkan kepercayaan aneh yang sama dianut oleh Tom Cruise. Tapi bukan itu yang pengen aku tekankan disini. Dalam satu hari kita mengalami 2 'pembagian brosur' yang sangat bertolak belakang. Kebetulan kedua-duanya yang menerima adalah temanku, yang pertama ternyata pembagian brosur kepercayaan aneh seperti yang udah ak sebut diatas. Hal seperti ini kadang ak suka bertanya-tanya, 'mereka ini sengaja gak sih ngasih ke kita yang notabene terlihat kalo kita muslim' atau 'mereka masa bodoh, yang penting tuh brosur2 habis'. Who knows ?!

Dan yang kedua ini yang istimewa, sewaktu kami memasuki toko elektronik, ada wanita yang mungkin berumur berkisar 40an sedang membagikan brosur2 di dekat tangga berjalan. Kebetulan memang kami sedang meuju ke arah ibu itu dan di dekat kami berjalan pula seorang pria bule. Kami memang berjalan berdekatan dengan pria bule tersebut dan sewaktu ibu itu menyodorkan brosurnya, reflek lah temenku ini mau mengambilnya. Dan tahu apa yang diperbuat ibu itu, dia sepertinya berkelit setengah mati *lebay* tidak ingin memberikan brosur ini ke temanku melainkan untuk pria bule itu, sambil bergumam "ini bukan untuk anda !?" Nah lho!! apa pula nih ibu pilih2 si penerima brosur, karena sudah terlanjur mengulurkan tangan, temanku pun akhirnya mengambil brosur tersebut. Dan setelah melihat apa isinya, temanku pun hanya berkata "Oooh" dengan sedikit tidak enak hati. Ternyata brosur itu menawarkan minuman beralkohol, karena ibu itu melihat kami berdua musllim, dia sudah dari awal tidak berniat menawarkan ke kami, bahkan bersikeras tidak ingin memberikan pada kami. Subhanallah !! isn't that great experience. I know it's just like that, but for us especially me that was BIG!!

p.s. I feel sorry for my friend. She felt really bad after took that Brochure that she wanted to take another way out to leave the store XD

Monday, December 27, 2010



Dulu sewaktu masih di indonesia, tak pernah sekali pun terpikir oleh ku tentang waktu puasa di luar negeri dan karena sekarang merasakan bagaimana rasanya puasa di negeri 4 musim mulai muncul keluhan2 yang tak menentu.
" Kenapa sih waktunya gak sama aja kayak di indonesia ? " keluhan karena puasa di musim menjelang sommer.
" Aduh, dingin banget nih !!bawaannya lapar melulu..!! " keluhan puasa di musim winter.
" Boleh gak ya kalo puasa nya pas sommer, ikut indonesia dan kalo udah winter ikut jam negara tersebut?? " pertanyaan 'ngarep' bin konyol.

Memang kalo puasa khususnya Ramadhan paling enak kalo musimnya winter terus. Karena subuh baru masuk jam 06:00 dan jam 16:00 sudah masuk Maghrib. Tapi seperti yang sudah tertulis diatas, kalo dingin bawaannya lapar terus. Memang semuanya memiliki keuntungan dan kekurangan masing2.

Dan ini berhubungan dengan tema Liqo yang aku dapat kurang lebih 3 minggu yang lalu. Mengapa Allah menciptakan penanggalan Hijriyah yang harinya berkisar sekitar 29-30 hari saja dan jadwal puasa mengikuti penanggalan Hijriyah bukan Masehi. Agar puasa Ramadhan tidak selalu jatuh pada bulan yang sama. Bayangkan saja jika jadwal puasa mengikuti kalender masehi dan itu selalu jatuh bulan juni, wah bisa2 warga muslim di negara yang mengalami puncak musim panas di bulan ini jadi ateis semua. Sungguh betapa Allah maha adil dalam mengatur semuanya. Aku tidak pernah berpikir tentang hikmah ini sebelumnya karena aku tinggal di negara, dimana puasa ramadhan memiliki jadwal yang selalu sama dengan jangka waktu yang manusiawi menurutku. Di setiap kejadian, sekecil apapun itu selalu ada Hikmah Allah dibaliknya dan seringkali kita tidak tahu apa hikmah dibalik semuanya. Mungkin baru akan kita ketahui setelah 5 tahun kemudian, mungkin malah setelah 30 tahun kemudian, who knows??only Allah Knows Them All !!

Sunday, December 19, 2010

Beautiful quote from http://islamic-quotes.tumblr.com/

Your Bestfriend is the one who :

Seeing him reminds you of Allah
Speaking to him increases you in knowledge
His action reminds you of Hereafter

-Prophet Muhammad-

Oooooh..how I wish to be that kind of friend....

Friday, December 17, 2010


" Flabi, aku telah membunuhnya.... " mendengar ucapan itu keluar dari mulut Awiya, Flabi pun tak bisa berkata apa-apa.
" Kamu pasti kaget mendengar pernyataan ku ini ya Flabi ?? meskipun begitu, aku masih sama kok seperti dahulu..aku tidak berubah menjadi orang jahat dan psycho.........tapi ini memang murni pilihanku sendiri " Flabi pun harus mengatur emosinya terlebih dulu agar dia dapat menyusun kata2 yang baik untuk Awiya.
" Kenapa kau bunuh 'pendamping' mu Awiya ??kau kan tau itu adalah salah satu kewajiban dari Sang Pencipta !! " masih tersisa rasa emosi yang keluar dari suara Flabi. Awiya pun menjelaskan bahwa dia sudah jenuh dengan 'pendamping' nya. Dia capek dan kesal setiap pergi sekolah, dimana sekolah tersebut adalah sekolah umum yang mengharuskan dia bergaul dengan orang2 yang tidak di wajibkan membawa 'pendamping' nya, Awiya selalu di cemooh bahkan oleh gurunya sendiri. Memang tidak secara frontal orang2 disekitarnya menunjukkan ketidaksukaan mereka terhadap 'pendamping' Awiya, tapi sikap2 mereka sudah cukup terlihat, bahkan dengan kacamata orang awam.
" Aku pun pernah merasakan hal itu Awiya, ingin rasa nya aku membunuh 'dia' karena sering ditolak bekerja oleh orang2 hanya karena mereka melihat ku membawa 'nya' bahkan ada yang secara terang2an menyuruhku membunuh 'dia', tapi Sang Pencipta selalu datang menolongku, karena Dia tahu ak berusaha mempertahankan 'nya' "
" Kau harusnya lebih kuat lagi Awiya"
" Kau tak mengerti perasaanku Flabi, kau tidak berada di posisiku..bagaimana mereka begitu kelihatan sekali membenci ku..bagaimana bisa aku tahan dengan situasi yang seperti itu.. "
Flabi berusaha menenangkan Awiya dan waktu harus memisahkan mereka. Sepanjang perjalanan Flabi merenungkan kejadian tersebut. Sungguh sayang sekali Awiya tidak bisa bertahan melawan lingkungan sekitar nya untuk mempertahankan 'pendamping' nya.

Flabi pun menceritakan semua percakapannya dengan Awiya kepadaku, dan reaksi ku kurang lebih sama dengannya. Diam seribu bahasa tak tahu harus berbicara apa. Aku sangat menyayangkan dengan keputusan Awiya, dan aku pun tak dapat ikut merasakan apa yang dia rasakan. Belum genap setahun usia 'pendamping' ku, usia dimana semangat masih menggebu-gebu memiliki 'pendamping' dan juga aku tak memiliki aral melintang yang cukup berat jika dibandingkan dengan Flabi terlebih Awiya, karena mendapatkan tekanan dari luar yang berat sampai dia tega membunuh 'pendamping' nya. Semoga Sang Pencipta memberikan hidayah kembali kepada Awiya untuk menghidupkan lagi 'pendamping' nya.

Tuesday, December 07, 2010


Dengarkan Curhatku.....




Meski tak dapat kurangkai kata2 yang indah untuk memuji Mu..
Walaupun tak dapat kuungkapkan dengan kata2 doaku kepada Mu..
Ku hanya membisu dan hanya isak tangis yang deras mengalir, tapi..
Dengarkanlah curhatku Ya Allah..
Aku sering melupakan Mu dan tidak patuh terhadap perintah Mu..
Aku sering menduakan Mu dengan nikmat dunia, tapi..
Tetap dengarkanlah curhatku Ya Allah..
Hanya Kau yang mengerti...
Karena memang hanya Engkau lah tempat ku memohon pertolongan..


Tuesday, November 30, 2010

Try To Love Myself

"Gimana kamu bisa mencintai orang lain kalo kamu gak cinta ama dirimu sendiri ?"

"Bagaimana kamu tahu cara menghargai orang lain, kalo kamu gak mengahargai dirimu sendiri ?"

Kalimat diatas mungkin terdengar klise dan sangat 'sinetron' tapi gak jarang juga sering kita dengar di dunia nyata. Dan aku ngerasa kalo emang semua itu benar, semuanya gak akan sempurna kalo gak diawali dari diri kita terlebih dahulu. Sikap disiplin gak akan terbentuk di masyarakat luas kalo gak mendisiplinkan diri kita dulu. Begitu juga dengan hal2 lainnya. Nah terinspirasi dari kalimat diatas, aku pengen bikin sebuah daftar yang bisa membuatku mencintai diriku sendiri. Selama ini aku memang sering memandang rendah diriku sendiri, tidak pernah mencintai diri sendiri, selalu melihat kelebihan orang lain dan sering berangan-angan "Wah, andai aku seperti dia...". Rendah diri memang sifat yang baik, tapi kalo terlalu rendah itu minder artinya dan itu gak baik. InsyaAllah bukan dari niat menyombongkan diri sendiri dengan mencari kelebihan2 dari dalam diriku *Naudzubillah hi min dzalik*

  • Aku memiliki badaniah yang tidak cacat, semua berfungsi dengan baik
  • Tinggi badanku memang tidak setinggi model, tapi aku cukup tinggi untuk ukuran wanita normal.
  • Memiliki kaki yang panjang, jadi bisa cocok pake celana jeans.
  • Badanku berkulit putih yang bisa membuatku mengenakan hampir segala warna.
  • Mukaku tidak gampang dihinggapi jerawat.
  • Meski badanku gemuk, tapi merata sehingga masih memiliki kemudahan dalam mencari baju.
  • Wajahku memang tidak secantik bintang film, tapi aku selalu terlihat manis di setiap foto =)
  • Aku tidak bisa bergerak segemulai penari, namun gerakanku tidak lah sekaku robot.
  • Otakku mungkin tidak seencer Einstein dan tidak memiliki pemikiran sekritis teman2ku yang lain, namun aku masih bisa mengerti dengan cepat.
Sungguh takkan habis anugerah Nya yang sudah diberikan kepadaku. Laptop ku mungkin akan error jika aku benar2 menulis semua secara satu per satu daftar Karunia Nya. So, apalagi yang harus menghalangiku untuk menyayangi diri sendiri. Mengapa harus iri dengan kelebihan orang lain ? Seperti yang terteta pada Al Qur'an Surat Ar Rahmann ayat 13 :

" Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ? "

* Berlin, 30112010


Tuesday, November 16, 2010

Kalimat menarik hari ini
"Ilmu lebih berharga daripada harta. Sebab, pemilik harta musuhnya banyak, sedang pemilik ilmu temannya banyak." (Ali bin Abi Thalib)
* dari status FB teman

Friday, July 16, 2010

Pertolongan Allah itu sungguh dekat kawan !!


Sungguh jangan pernah kau ragukan lagi tentang kalimat diatas
Tak usah kau pertanyakan lagi akan kebenarannya
Jujur saja, kawan!
Pasti banyak pertolongan yang telah Dia berikan pada kita
Hanya saja kita yang suka lupa akan Keberadaan Nya
Jujur saja, kawan!
Kita ingat pada saat susah saja
Tapi lupa saat problem kita terselesaikan

Namun jangan kau bermuram durja,
Jika tak kunjung datang sesuai keinginanmu
Bukan berarti Dia melupakanmu, kawan!
Karena Dia mengerti apa yang terbaik untukmu.

16072010 Berlin

Wednesday, July 14, 2010

Try To Find Something Behind it

Semenjak memakai hijab, Alhamdulillah banyak sekali hal2 yang membuatku semakin mantap untuk mempertahankannya. Banyak sekali hikmah dibaliknya yang Alhamdulillah telah di tunjukkan Allah kepadaku.

  • Dulu aku selalu menunda untuk mengenakan hijab karena berbagai macam alasan antara lain: rasa panas yang memang menjadi kelemahanku. Aku yang gampang berkeringat rasanya tak akan tahan jika kutambah lagi kain untuk lebih menutup tubuhku. 'Ah!!nanti sajalah kalo ak sudah berkeluarga' Sedikit keinginan untuk mengenakan jilbab pun muncul dalam diriku, dan alasan lain pun kembali muncul 'Ah!! nanti saja kalo koleksi jilbab ku sudah banyak' Tapi Alhamdulillah dengan langkah yang mantap, aku bernadzar setelah kulewati problem yang satu itu aku akan mengenakan jilbab. Alhamdulillah, Allah semakin menguatkan ku dengan menambah rasa bangga karena aku telah satu langkah lebih baik dengan mengenakan jilbab. Namun aku khawatir dengan rasa bangga ini yang kurasa semakin hari berubah jalur menjadi rasa sombong, naudzu billah hi mindzalik.
  • Memang benar pertolongan Allah itu sangat dekat, setelah sempat ragu untuk memulai karena belum memiliki banyak jilbab, Subhanallah banyak teman2 muslimah yang dengan senang hati menghadiahkan jilbab. Dan kini aku memiliki koleksi jilbab lebih dari cukup untuk keperluan sehari-hari.
  • Dan kini memasuki musim panas yang super dasyat panasnya dibandingkan tahun2 sebelumnya. Rintangan nomer satu ku ini kucoba jalani dengan sabar. Alhamdulillah sampai saat ini aku masih mengenakannya. Mungkin terbersit sedikit rasa malu jika aku menanggalkannya, tapi tak apa. Yang terpenting aku berusaha selalu mengambil hikmah dibalik semuanya. Ada teman yang terkena sakit kepala karena hawa yang terlalu panas, Alhamdulillah dengan ini aku mengucap syukur karena dengan mengenakan hijab, sinar matahari tidak langsung mengenai kulit dan tak usah susah2 mengenakan sunblock karena Allah sudah menjaga muslimah dengan hijab.
  • Heboh kasus video tidak senonoh yang dialami para artis akhir2 ini juga berusaha aku ambil hikmahnya. Dengan berjilbab, InsyaAllah Allah akan menjaga kemungkinan kita untuk disalahgunakan oleh oknum dengan cara mencari pemain yang mirip dengan kita(dari muka sampai gaya rambut). Tidak hanya itu yang perlu diambil hikmah nya, namun jika gaya hidup kita tetap lurus di jalan Allah, InsyaAllah tidak akan ada kasus seperti ini. Dengan tegas mereka bisa mengatakan " ITU BUKAN SAYA!! "

Saturday, July 10, 2010

Satu Hal Kecil Bermakna Besar

Hal kecil itu menjadi hal yang sungguh luar biasa di mata ku sekarang. Senyum itu berasal dari orang biasa, bukan menteri, bukan pejabat, bukan presiden pun bukan sang kekasih hati. Namun senyum tulus ikhlas itu berasal dari seorang muslimah berjilbab. Iya, mungkin terdengar sangat berlebihan tapi tidak untukku. Memang semenjak hatiku telah dibuka oleh Nya untuk melaksanakan satu tugas seorang muslimah, aku merasa menjadi sensitif. Bukan dalam hal yang buruk InsyaAllah, tapi dalam hal kebaikan. Salah satu contohnya adalah mendapat sapaan 'Assalamualaikum' dari seorang muslim dari negara lain, itu berarti aku sudah berani bangga akan identitas ku sebagai muslimah. Dulu hatiku rasanya iri melihat teman2 yang bisa dengan entengnya mengucapkan kalimat 'Assalamualaikum' kepada saudara muslim dari negara lain. Sebetulnya jikalau pun ak ikut mengucapkannya tak ada yang salah, toh ak seorang muslimah. Namun hati ini rasanya malu, 'Pasti anak ini hanya ikut2 temannya saja !!' aku takut mereka akan berpikir seperti itu. MasyaAllah, ternyata aku sudah ber dzu udzon kepada mereka. Bukan, aku tidak berniat ber dzu'udzon terhadap mereka, aku hanya tidak memiliki cukup keberanian untuk mengucapkan satu kalimat yang sederhana 'Assalamualaikum'.

Diberi senyuman oleh orang lain pasti sesuatu yang sungguh menyenangkan. Apalagi mendapatkan senyuman dari seorang muslimah yang namanya pun tidak kita kenal. Alhamdulillah, semenjak aku memakai hijab, aku tidak merasa risih dengan pandangan aneh orang2 non muslim disekitar ku yang notabene memang mereka mayoritas disini. Aku memang tidak berinteraksi langsung dan sering dengan mereka, mungkin itu salah satu faktornya. Sungguh Allah memiliki berjuta-juta macam cara membuat kita bahagia. Satu hal kecil saja, jika itu datangnya dari Allah maka akan jadi hal yang sungguh luar biasa. Sedang duduk sendiri dalam perjalanan pulang, dengan badan yang sangat capek tiba2 gadis muslimah itu melontarkan senyum padaku. Ia sedang bersama suaminya, tak kutunda lagi segera kubalas senyum itu. Hilang sudah rasanya capek yang menyerang sekujur badan.

Friday, April 23, 2010


Benar2 ak merasakan sendiri kebenaran kalimat itu. Kalimat Allah yang memang tiada duanya.

"Hai orang2 yang beriman janganlah suatu kaum memperolok-olok kaum yang lain,(karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang memperolok-olok), dan jangan pula wanita2 (memperolok-olok) wanita2 lain,(karena)boleh jadi wanita2 (yang diperolok-olok) lebih baik dari wanita2 (yang memperolok-olok). Dan janganlah kalian mencela diri kalian sendiri dan janganlah kalian panggil-memanggil dengan sebutan yang buruk. Seburuk-buruknya sebutan (panggilan) adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. Dan barang siapa yyang tidak bertaubat mereka itulah orang2 yang zhalim" Q.S. Al Hujurat 11.

Sebelum ku mengenal gadis berkacamata dan berkulit coklat itu, ak mungkin akan terus terhanyut oleh ejekan2 yang dilontarkan oleh seorang teman tentangnya. Dia memang gadis yang lincah, dan bisa dibilang agak 'pecicilan' tapi betapa tak abis dihitung bantuannya untuk masjid. Tak sedikit pula kecerian nya mencerahkan hari mendung orang lain. Tak terlihat sedikitpun dari raut muka nya rasa capek demi memperlancar kantin masjid. Hijab sebagai pelengkap atribut seorang muslimah sudah dia kenakan jauh sebelum aku. Meski tak sesempurna seorang khadijah, namun sudah menjadi nilai lebih ketimbang dirimu yang suka menggunjingnya. Dan kuyakin sholat 5 waktu tak pernah ia tinggalkan, berbeda dengan mu yang jarang ku melihat kau menyentuh mukena. Mengapa seorang wanita memiliki mulut yang terkadang susah untuk dikendalikan. Mengapa seorang wanita sering merasa terintimidasi oleh kehadiran wanita lain yang sebenarnya bisa menjadi seorang teman, seorang sahabat, atau mungkin saudara semuslim. Mengapa harus melihat dengan kacamata kecemburuan terlebih dulu, mengapa tidak kita ambil sisi positif nya terlebih dulu. Mengapa harus kau adili perempuan baik itu sesuka hatimu sendiri. Kau tidak jauh lebih baik darinya, di mataku kau jauh lebih buruk darinya.


* for A.A.P Berlin, 16.05.10 by:elly

Wednesday, March 31, 2010

Sabtu, 27032010 Berkumpul kembali dengan orang2 yang disayang Allah sungguh benar2 merasa seperti menunggu untuk bertemu dengan kekasih hatiku. Duduk dalam lingkaran suci dipenuhi oleh malaikat Allah sungguh sebuah nikmat yang tak tergantikan. Membicarakan topik tentang pemuda masa kini dan sedikit banyak mengenal sejarah islam yang dulu tak tersentuh. Hati ini seperti terbakar api mendengar orang2 eropa atau lebih tepatnya orang2 kafir berusaha keras menghapus sejarah kegemilangan islam dari muka bumi, menghilangkan jejak sebuah era emas dari kaum muslimin. dikarenakan pada saat yang sama eropa mengalami era kegelapan. Hati pun sedikit tergerak untuk lebih mengenal sejarah islam, agama yang selama ini menjadi panutan hidupku, agar lebih ku berbangga pada mu dan sudah sepatutnya ak mengenal mu lebih dalam dan menjadikan mu prioritas nomer 1 ku bukan malah sebagai sebuah selingan satu atau 2 kali seminggu.

Sejak memulai liqo dengan murrobiyah baru, entah mengapa ak merasa lebih bersemangat untuk lebih mengenal Allah dan kekasih Nya Muhammad. bukan berarti murobiyah terdahulu mempunyai cara menyampaikan yang jelek dan tidak sesuai standar.bukan..bukan itu..semuanya memiliki sisi positif dan negatif masing2, tapi ak mengangkat topi untuk pembimbing2 ku terdahulu yang sudah menuntun seorang diri ini yang masih bengal dan tidak tahu apa2. bukan berarti sekarang ak bersih tak berdosa, ak masih menuju ke sana. karena tak seorang pun semp
urna, tak seorang pun luput dari dosa. yang penting bagaimana cara kita untuk tetap bertahan di posisi teratas dari iman kita. sengaja mengenyangkan perut sewaktu di rumah karena tempat liqo hari ini berubah. bukan di rumah sang murobiyah seperti biasanya tapi berganti di masjid karena ada satu dan lain hal.

Karena biasanya murobiyah kami dengan baik hati memasak untuk per
ut2 buaya kami yang tak kenal kata kenyang hanya dengan sepiring nasi. namun karena kali ini bukan bertempat di rumah, jadi ak berpikir pasti tak ada makanan besar pemuas lapar kami. namun tak kusangka dan sungguh luar biasa, selesai liqo ia mengeluarkan 1 tempat besar berisi mi goreng untuk kami berempat. tak henti2nya berdecak kagum pada sosok mungil seorang ibu dari 3 anak yang lucu2. ia harus menjamu tamu yang ada di rumah nya, namun ia tak lupa akan kami. kami berempat mengobrol sambil makan mi goreng lezat bikinan murobiyah kami. tak sebanyak biasanya ak melahap mie goreng itu karena perut ku memang sudah agak kenyang, namun tak kuasa menahan air liur melihat mie goreng itu. ada satu cerita dari seorang teman yang menarik perhatian ku. ia memang memiliki kesibukan yang banyak, jadi selepas makan mi dia langsung pulang ke rumah menggarap sebuah website yang sudah menjadi tugasnya dari sebuah acara besar. namun bukan kesibukannya yang menarik perhatian ku. melainkan cerita yang sederhana tapi sarat makna, begini ceritanya. dia merasa kesal dengan teman2 kerjanya yang seolah-olah meremehkan kualitas dirinya. mereka menanyakan tentang kapan deadline selesai website tersebut dan teman ku menjawab dengan tegas : 'InsyaAllah minggu depan selesai' lalu dijawab dengan cemooh oleh rekan kerjanya 'jangan cuman InsyaAllah aja' . bagaimana tidak geram mendengar perkataan yang sangat menghina ini yang keluar dari mulut seorang non muslim. dengan tegas dan bangga temanku menjawab 'kalo dalam islam InsyaAllah berarti orang itu telah berjanji 99,9% dan harus dilaksanakan' lalu rekan kerja lain yang kebetulan juga muslim mencoba meredakan situasi yang mulai memanas berkata 'berarti InsyaAllah nya Riska ini bener' mendengar cerita nya ak merasa bangga mempunyai teman seperti dia serta memberi ku pelajaran untuk lebih bangga lagi dengan status ku sebagai muslimah.

Satu lagi hal pada hari itu yang membuatku membelalakkan mata tak percaya dengan apa yang kudengar. seorang teman datang ke masjid selepas menjemput seorang anak sma fresh graduate yang akan melanjutkan studinya di sini. teman ku mengatakan kalau dia sudah menikah. berbeda umur dengan ku cukup jauh namun dia sudah mantap untuk melengkapi separuh agamanya. karena orang tuanya tidak akan mengizinkan dia sekolah ke luar negeri dengan statusnya masih berpacaran dengan seorang gadis yang notabene juga akan kuliah di negeri yang sama. good job mom and da
d!! walau begitu, dia tidak menciut dan membatalkan niatnya untuk sekolah dengan status menikah, karena menurutku itu adalah keputusan yang sangat tidak mudah. konteks arti menikah di indonesia jauh berbeda dengan arti menikah dalam konsep hidup orang barat. untuk pergi ke negeri orang demi menimba ilmu saja sudah berat apalagi ini dengan membawa tanggung jawab sebagai seorang imam. memang mungkin terlebih dulu menjalani proses yang perlahan untuk menuju ke sebuah keluarga dan disini masih dengan biaya orang tua, namun tetap saja ak salut mendengarnya.